Sistem Ganjil Genap Akan Di perluas Selama Asian Games

oleh

Situsberita.online – Ketua Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee atau Panitia Pelaksana Asian Games 2018 atau Inasgoc Erick Tohir meminta maaf atas ketidaknyamanan pengguna kendaraan atas peraturan ganjil-genap yang akan di berlakukan selama penyelenggaraan Asian Games 2018.

Mungkin mohon maaf kepada semua warga yang kelas menengah atas terutama yang punya mobil, kalau di sana-sini akan sulit Tapi kan ini untuk Indonesia ya. Ungkap Erick di Plaza Barat Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta Pusat.

Erick Tohir pun menilai masalah kemacetan di Ibu Kota dengan di tambah peraturan ganjil-genap ini lebih di pahami oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Saya rasa sudah koordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta, memang kan kalau masalah kemacetan DKI yang lebih paham dari kami. Nah bukan berarti kita melepas diri, Tentu nya kita merupakan satu kesatuan.

Dan tentu ini yang saya akan katakan nanti rencana juga Ibu Puan akan buat ratas bagaimana yang nama nya juga kemacetan, keamanan, akan di-review lagi supaya ini berjalan lancar untuk di kemudian hari nya, jelas Erick.

Menjelang Asian Games 2018 Dishub DKI Jakarta akan menerapkan perluasan kebijakan ganjil genap di jalan arteri Jakarta.

Semula hanya di Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Gatot Subroto. Kini di perluas hingga Jalan Benyamin Sueb, Jalan Ahmad Yani, Jalan Di Panjaitan, Jalan S Parman, Jalan Rasuna Said, Jalan MT Haryono dan Jalan Metro Pondok Indah.

Kebijakan ganjil-genap ini di berlakukan bagi seluruh kendaraan pribadi dan berlaku setiap hari Senin-Minggu pukul 06.00-21.00 WIB, kata Kepala Dinas Perhubungan Andri Yansyah.

Selain di jalan arteri perluasan Ganjil-Genap juga di berlakukan di pintu tol, yaitu penambahan di Pintu Tol Tambun dari semula hanya Bekasi Barat dan Bekasi Timur (Jalan Tol Jakarta Cikampek) serta penambahan di Pintu Tol Dawuan dari semula hanya Pintu Tol Cibubur (Jalan Tol Jagorawi).

Uji coba perluasan ganjil genap di jalan arteri akan dimulai pada 2 Juli hingga 31 Juli 2018. Sedangkan pemberlakuan perluasan ganjil genap mulai tanggal 1 Agustus 2018. Andri menyebut ada beberapa kendaraan yang mendapat pengecualian di kebijakan ganjil-genap. Di antaranya kendaraan Pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *