Polisi Menangkap Pelaku Pembunuhan Seorang Perempuan di TPU Banjarsari

oleh
Polisi Menangkap Pelaku Pembunuhan Seorang Perempuan di TPU Banjarsari
Polisi Menangkap Pelaku Pembunuhan Seorang Perempuan di TPU Banjarsari

Polisi Menangkap Pelaku Pembunuhan Seorang Perempuan di TPU Banjarsari

Situsberita.online – Polisi menangkap pelaku pembunuh wanita Tia (42) yang tewas di tempat pemakaman umum TPU Banjarsari Serang. Pelaku inisial AN itu sempat berhubungan badan dengan korban di lokasi sebelum membunuh. Polisi Menangkap Pelaku Pembunuhan Seorang Perempuan di TPU Banjarsari

Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Ivan Adhitira mengatakan, pelaku inisial AN (23) ditangkap di kawasan Tambora, Jakarta Barat tadi malam pukul 02.00 WIB. Pelaku adalah pengangguran dan warga Cikeusik, Pandeglang.

Pembunuhan katanya bermula dari pertemuan keduanya pada Kamis (3/1) di angkutan umum. Korban saat itu hendak mencari pekerjaan ke Cikande. Di mobil, keduanya lalu saling tukar nomor handphone. Agen Judi Poker

Malamnya, pelaku merayu korban dan bertemu di kawasan Cikande Asem pada Jumat (4/1/). Dari pertemuan itu, mereka bersepakat untuk melakukan hubungan badan. Karena bingung mencari tempat, keduanya pergi ke lokasi sepi di samping TPU Banjarsari pada pukul 21.00 WIB.

“Modus pelaku punya hubungan khusus dengan korban. Berbuat mesum, karena ada perkataan yang menyakitkan pelaku inisiatif mencekik korban,” kata Ivan di Mapolres Serang Kota, Serang, Banten, Selasa (15/1/2019).

Usai berbuat mesum, pelaku yang jujur mengaku pengangguran dimarahi korban. Karena tersinggung, pelaku kemudian membunuh korban dengan cara dicekik menggunakan tali yang ditemukan di lokasi. Bandar Situs Poker Terpercaya

“Alasannya tersinggung, setelah melakukan, pelaku jujur belum punya penghasilan dan tempat tinggal, koban jijik kenapa berhubungan,” ucapnya. Usai membunuh, pelaku kemudian membawa harga benda milik korban berupa handphone merek Nokia, cincin dan gelang emas imitasi.

Pelaku, AN (23) sendiri mengaku tersinggung dan panik begitu ia jujur bahwa ia seorang pengangguran. Ia sempat dikatai karena mengungkap identitas aslinya. Agen Idn Poker

“Padahal saya udah jujur, dia katanya nggak terima diginiin. Terus teriak tolong. Saya panik cekik sampai lemes,” kataya.

Pelaku terancam hukuman pidana penjara selama 20 tahun sebagaimana diatur Pasal 339 KUHP. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *