Hujan Deras Dan Longsor Tambang Bogor Tewaskan Sejumlah Penambang

oleh
Hujan Deras Dan Longsor Tambang Bogor Tewaskan Sejumlah Penambang
Hujan Deras Dan Longsor Tambang Bogor Tewaskan Sejumlah Penambang

Hujan Deras Dan Longsor Tambang Bogor Tewaskan Sejumlah Penambang

Situsberita.online – Longsor terjadi di lokasi penambangan emas rakyat di Gunung Pongkor, Bogor. Peristiwa itu menyebabkan 20 orang tertimbun, 5 orang tewas. Hujan Deras Dan Longsor Tambang Bogor Tewaskan Sejumlah Penambang

Peristiwa itu terjadi pada Senin (13/5/2019) dini hari di lokasi penambangan emas rakyat di Gunung Pongkor, Desa Bantar Karet Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Longsor terjadi dikarenakan hujan deras yang terjadi secara terus-menerus ditambah lagi dengan struktur tanah yang labil.

“Struktur tanah yang labil serta hujan deras yang terus-menerus mengakibatkan tanah longsor di Gunung Pongkor sehingga puluhan penambang tertimbun longsor,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, lewat keterangan tertulisnya, Selasa (13/5/2019).Sutopo mengatakan belum diketahui jumlah pasti penambang yang tertimbun. Namun, menurut informasi warga selamat terdapat 20 orang penambang yang masih tertimbun.

“Tidak ada data pasti jumlah penambang namun beberapa warga yang selamat mengatakan sekitar 20 orang penambang,” ucapnya.

Dari hasil pencarian sementara tim gabungan berhasil menemukan 8 korban. Sebanyak lima di antaranya meninggal dunia dan tiga orang selamat. Agen Judi Poker Indonesia

“Jumlah korban untuk sementara, 5 orang meninggal dunia tanpa identitas telah ditemukan hingga siang tadi, 3 orang selamat atas nama Uus (35) Desa Bantar Karet, Dede (30) Desa Cisarua, dan Dika (24) Desa Cisarua,” katanya.Sutopo menjelaskan kondisi longsor yang curam menjadi kendala dalam proses pencarian, sehingga harus dilakukan secara manual. Namun pencarian saat ini dihentikan sementara hingga esok hari. Bandar Ceme Keliling

“Tim SAR mengalami kesulitan mengevakuasi korban karena lokasi longsor yang sangat curam dan ada di kaki gunung. Medan cukup berat dan hanya bisa dilakukan secara manual. Pencarian dihentikan saat ini dan dilanjutkan esok hari. Aparat bersama PMI, relawan dan warga berusaha mengevakuasi korban,” katanya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *