Pengakuan Tersangka Penculikan dan Pembunuhan Seorang Suami

oleh

Pengakuan Tersangka Penculikan dan Pembunuhan Seorang Suami

Situsberita. Enam tersangka penculikan dan pembunuhan terhadap seorang suami bernama Bangkit Maknutu Dunirat (32) telah ditangkap polisi. Keenam tersangka tersebut merupakan rekan kerja dan teman Bambang Irawan (27) yang sekaligus otak penculikan dan pembunuhan.

Salah satu tersangka M Imron yang ditangkap mengaku meski tidak ikut punya masalah dengan korban. Namun mereka ikut membantu menculik dan membunuh karena diajak Bambang.

“Saya dimintai tolong sama Bambang. Karena teman saya kerja di CIMB Niaga,” beber M Imron saat jumpa pers di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (22/10/2019).

Dalam pengakuannya juga, Imron menyatakan bahwa dirinya lah yang mengusulkan Bambang agar korban dibuang ke daerah Cangar, Batu. Usai membantu melakukan aksi keji itu, Ia diketahui sempat melarikan diri ke Gamping, Sleman, Jogjakarta.

“Saya lari ke Jogja karena takut. Saya ikut teman bantu jualan makanan di rumah makan,” tutur M Imron. Senada dengan Imron, ia mengatakan ikut membantu menculik dan membunuh korban juga atas dasar diajak.

Salah seorang tersangka lainnya Rizaldy mengungkapkan, usai membuang korban di Cangar, seluruh tersangka sempat berkumpul bersama di sebuah pujasera di Bratang. Di sana ia membagikan uang hasil menjarah milik korban sebesar Rp 900 ribu

“Saya yang membagikan uang rampasan korban. Disuruh Bambang. Saya bagi Rp 200 ribu untuk 4 orang dan Rp 100 ribu ke Bambang untuk beli bensin,” beber Rizaldy. Selain menjarah uang, Rizaldy juga mengambil ponsel milik korban. Ponsel tersebut rencananya akan dijual dan lagi-lagi hal itu merupakan perintah tersangka Bambang.

“Saya juga yang ngambil handphone di tasnya. Disuruh dijual,” ungkapnya. Kedua tersangka tersebut mengaku menyesali karena telah menculik dan membunuh Bangkit. “Saya menyesal karena sudah kehilangan keluarga,” tandas Rizaldy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *